Wednesday, April 17, 2013

Andi Arsyil Rahman : "BELAJAR SABAR DARI ROBBY" (Sinetron Tukang Bubur Naik Haji)




Kesuksesan sinetron Tukang Bubur Naik Haji tidak lepas dari akting Andi Arsyil Rahman. Siapakah dia?

Sejak awal tayang pada akhir Mei tahun lalu, sinetron Tukang Bubur Naik Haji (TBNH) lang-sung menyedot perhatian para pecinta sinetron Indonesia.

Bahkan meski telah kehilangan tokoh sentral seperti Haji Sulam (Mat Solar) dan Hajah Maemunah (Shinta Muin) TBNH tetap memikat, Hajah Maemunah diceritakan meninggal dunia, sedang Haji Sulam pergi ke Arab untuk mengurus usahanya.

Keberhasilan sinetron TBNH tidak terlepas dari usaha keras pemain lain, termasuk Andi Ar­syil Rahman yang memerankan tokoh Robby.

Robby digambarkan sebagai laki-laki yang sopan dan sabar. Menghidupkan tokoh Robby di-akui tidak mudah. Karena dalam keseharian dia tidak sesabar Robby.

"Robby mau marah nggak bisa, padahal sudah dimaki-maki terus sama mertuanya. Jadi, dia itu lebih ya sudahlah, menerima saja. Saya belajar sabar dari Rob­by," papar Andi ketika ditemui pada acara syukuran sinetron TBNH 500 episode di Cibubur, Jakarta Timur, Jumat (22/3) sore.

Sifat lain yang menonjol dari Robby adalah kepribadiannya yang baik. "Robby itu cenderung orang yang lurus. Jadi, dalam setiap sikapnya tidak boleh berlebihan," kata Andi.

Salah satu bagian cerita yang menarik di sinetron TBNH ialah kisah cinta Robby dan Rumana (Citra Kirana). Chemistry yang dibangun oleh dia dan Citra memang sangat bagus. Keduanya tampak sangat serasi sebagai pasangan suami istri.

Bagaimana Andi bisa membangun chemistry tersebut? "Nggak ada hal yang dibuat-buat. Semuanya berjalan dengan sendirinya. Jadi, nggak ada obrol-an dulu sebelum take nanti begini yah, nanti begitu yah," jawab Andi.

Sebelum main di TBNH, Andi dan Citra sama-sama main di si­netron yang berjudul Ketika Cinta Bertasbih. "Ini mempermudah saya membangun che­mistry dengan Citra," jelas pria kelahiran Makassar, 15 Septem­ber 1987 itu.

Banyak juga yang berharap mereka menjadi pasangan kekasih layaknya di sinteron. Namun Andi menepis harapan itu. Bagi Andi, Citra tak lebih dari teman.

"Kami memang akrab karena bertemu setiap hari di lokasi syuting. Tapi tidak ada hubungan spesial di antara kami, saya menganggap dia seperti saudara sendiri, bersahabat saja," pungkasnya.

(NYATA, Edisi 2179, II April 2013)
 


Tuesday, April 16, 2013

Jam Tayang Baru, Bagaimana Rating "Tukang Bubur Naik Haji" dan "Berkah"?


RCTI dikenal ketat mengontrol program-programnya.

Sudah banyak sinetron yang tiba-tiba break. Sebagian dilanjutkan (Dia Jantung Hatiku, Separuh Aku), sebagian hilang begitu saja tanpa ending (Air Mata Ummi, Kasih & Cinta, Aku Suka Dia). Logikanya, sinetron yang ratingnya bagus tidak mungkin break secara mendadak. Apalagi lenyap tanpa diberi akhir.
Penggemar sinetron Berkah dibuat harap-harap cemas karena tiba-tiba sejak Kamis (11/4) sinetron yang dibintangi Samuel Zlygwyn itu tidak tayang, digantikan Tukang Bubur Naik Haji (TBNH): The Series durasi spesial 4,5 jam. Jumat (12/4) memang tidak tayang karena ada X Factor Indonesia. Tapi kok Sabtu dan Minggu (13-14/4) juga tidak tayang?

Ternyata mulai Senin (15/4), Berkah menghuni jam baru; pukul 19.00 WIB. TBNH pun mundur ke pukul 20.00 WIB.Bagaimana rating Berkah di slot super primetime? Lebih dahsyat!

Data kepemirsaan segmen ABC menunjukkan Berkah menempati posisi 2, dengan TVR 4,5 dan share 19,2. Ini angka tertinggi sepanjang penayangan Berkah. Selama menghuni slot late primetime, pukul 21.00 WIB, TVR Berkah berada antara 3 koma hingga 4 koma.

Saat masih tayang pukul 21.00 WIB, Berkah punya lebih banyak saingan. Ada Opera Van Java (OVJ, Trans 7) dan Raden Kian Santang (RKS, MNCTV) yang ratingnya bersaing ketat dengan Berkah. Kadang Berkah unggul, kadang di bawah OVJ atau RKS.

Kini di pukul 19.00 WIB, nyaris tidak ada pesaing kuat.
Sementara bagi TBNH, dipasang jam berapapun tak masalah. Pernah menghuni slot 18.00 Wib, 19.00 WIB, 19.30 WIB, dan kini 20.00 WIB, tetap unggul. Kemarin TBNH masih jadi jawara, dengan TVR 5,6 dan 23,8.

Sumber: tabloidbintang.com






Saturday, April 13, 2013

Panasonic Gobel Awards 2013: "Tukang Bubur Naik Haji" Drama Seri Terfavorit



PIALA untuk kategori Drama Seri Terfavorit di ajang Panasonic Gobel Awards (PGA) 2013 akhirnya jatuh kepada Tukang Bubur Naik Haji (TBNH).

Meski tidak lagi diperkuat oleh bintang utamanya, Mat Solar, sinetron ini rupanya masih sangat dicintai oleh penontonnya. TBNH mendapat suara terbanyak, melampaui Tendangan si Madun, Biang Kerok Cilik, Separuh Aku, dan Binar Bening Berlian.

Latief Sitepu, pemeran Haji Muhidin yang cukup fenomenal lewat sinetron tersebut, mengungkapkan rasa syukurnya.

"Ini anugerah dari Allah. Tadi senang karena anak gue, Rumana (Citra Kirana) dapat piala. Sekarang dapat lagi," kata Latief dengan gaya bicara Muhidin.

Kekuatan utama TBNH, menurutnya, adalah cerita yang sangat mengena untuk masyarakat, dan banyak pelajaran yang bisa dipetik.

"Ini bercerita tentang watak setiap manusia, itu yang mendasari sinetron ini," jelasnya.
"Kami ucapkan terimakasih kepada pemirsa, Insya Allah yang belum naik haji akan naik haji, yang sudah naik haji dua kali lagi," imbuh Latief.

Sumber: tabloidbintang.com